Bayi Tabung Tak Sesuai, Dokter Ini Dituntut Rp 35 Milyar

Presentase keberhasilan dalam setiap hal yang dilakukan manusia memang tak luput dari segala persiapan. Banyak faktor yang mempengaruhi, apalagi yang berhubungan dengan menciptakan mahluk hidup. Bayi tabung, proses pembuahan sel telur oleh sperma di luar tubuh sang wanita. Jika dipikirkan lagi, bagaimana bisa ini dilakukan? Proses pembuatan bayi tabung ini pertama kali sukses dilakukan pada pasangan Leslie dan John Brown pada tahun 1978 di Rumah Sakit Bristol London, Inggris.

Bayi Tabung

Salah satu pasangan di Surabaya, Tomy Han-Evelyn Saputra juga mengikuti program bayi tabung dan berkeinginan mempunyai anak laki-laki. Tak sesuai dengan keinginan dan yang dijanjikan sang dokter, pasangan tersebut menutut Rp 35 Milyar. Pada kliennya, sang dokter menjajikan bayi tabung berjenis kelamin laki-laki. Namun setelah 6 bulan menjalani proses bayi tabung dan setelah diperiksa hasilnya adalah perempuan.


Gugatan dilayangkan ke Pengadilan Negeri Surabaya setelah bayi tabung yang lahir berjenis kelamin perempuan. Hal itu tidak sesuai dengan yang dijanjikan klinik yang berlokasi di Jalan Irian Barat, Surabaya.

Tak hanya itu, IDI Surabaya juga ikut digugat di Pengadilan Negeri Surabaya karena dianggap memutus aduan kode etik atas sang dokter secara kilat karena putusannya diduga di luar prosedur karena diputus sehari setelah aduan.

Menurut kuasa hukum pasangan Tomy Han-Evelyn Saputra, Eduard Rudy, Kliennya merupakan pasangan yang normal dan sehat karena sebelumnya sudah punya satu anak perempuan berusia dua tahun. Karena sudah memiliki anak perempuan, pasangan tersebut menginginkan anak laki-laki.

Tomy Han-Evelyn Saputra sebenarnya sudah menerima jika anak mereka adalah perempuan. Namun yang membuat pasangan ini kesal dan akhirnya menggugat sang dokter karena pada saat masa kritis, terkesan menghindar dan tidak ada tanggapan saat diminta rekomendasi dokter anak mana yang bisa di datangi.

Menurut pasangan tersebut, sang dokter juga terkesan mengintimidasinya menggunakan jasa orang suruhan dengan membawa surat pernyataan tidak akan menuntut dan memberi uang Rp 100 jt.

Dalam gugatan , pasangan tersebut menuntut agar sang dokter meminta maaf dan mengakui kesalahannya meskipun tidak secara terbuka. Dan dalam gugatan itu mengganti kerugian imateri sebesar Rp35 miliar. Jumlah ini merupakan akumulasi dari perawatan bayi tabung tersebut hingga usia anak-anak.

Tags: Bayi Tabung

author
Author: 

Related Post "Bayi Tabung Tak Sesuai, Dokter Ini Dituntut Rp 35 Milyar"

Ketika Mesin di Manusiakan dan Manusia di Mesinkan
Sedih, terkejut, marah atau eskpresi apapun yang
Bocah 9 Tahun Lamar Kerja di NASA, Ini Balasannya
Pada bulan Juli 2017 lalu, Badan Penerbangan
RM Dorodjatun, PNS Pertama Indonesia yang Patut Diteladani
Pegawai Negeri Sipil atau yang biasa disebut
Yuk Kenalan dengan Enny Arrow, Si Ratu Erotika Indonesia
Enny Arrow, nama ini pernah populer di

Leave a reply "Bayi Tabung Tak Sesuai, Dokter Ini Dituntut Rp 35 Milyar"