Asal Usul Pudge #13

Di cerita sebelumnya dalah pertarungan antara Sven dan Slardar yang tertunda sementara karena hujan, 5 menit kemudian hujan reda dan pertandingan kembali dilanjutkan.

Storm : Apakah anda berdua siap?

Slardar : Gw siap kapan saja menghadapi kecoak ini.

Sven : Mulut dower kau Slardar, buktikan kalau kau bisa mengalahkanku.

Slardar : Hahahaha, untuk mengalahkanmu aku tidak perlu DR ditanganku.

Sven : Sombong sekali kau, jangan menyesal kalau kalah nanti.

Storm : Ready!!! Fight!!!

Sven : BKB Actived, Stun!!! GS!!!

Sven langsung saja memulai combonya, 2 detik stun ternyata waktu yang cukup lama, Sven berhasil mengeluarkan Criticalnya membuat HP Slardar tinggal 1/4nya, benar – benar luar biasa, dengan bantuan pengurangan armor dari Desolator dan Cuirass, benar – benar membantu damage Sven. Slardar pun panik dan melakukan Sprint menghindari Sven yang sedang BKB.

Sven : Hoi!!! Mau lari kemana kau? Dasar pengecut.

Slardar : Kurang ajar, lumayan juga serangannya.

Terror : Tangkap ini Tuan Slardar!!! (melemparkan benda)

Slardar : (menangkap benda itu) Wuahahahaha. sekarang giliranku Sven, bersiap – siaplah.

Slardar mengenakan DRnya kembali dan Menjatuhkan HoT!

Sven : Cemen sekali kau, takut karena seranganku, percuma saja kau memegang DR sekarang, karena kau akan segera mati! Stun!

Slardar : Ukh…

Sven mengeluarkan stunnya, dan Slardar benar – benar dalam keadaan kritis.

Sven : Ayo keluar Crit!!!! Oh tidak, avatar ku habis.

Slardar : My Turn, Stun!!!!

Benar – benar tipis, HP slardar hanya satu serangan lagi, untung saja Sven tidak mengeluarkan criticalnya.

Slardar : Amplify!!! wuahahahaha

Sven : Akh……….

Slardar : Sepertinya kau harus belajar banyak lagi, perma bash selalu jadi pemenang….

Storm : Wow!!! Sebuah pertandingan yang menegangkan, saya pikir Sven adalah pemenangnya, ternyata Slardar counter dengan cepat, pemenangnya Slardar!!!!

Penonton : Plok!!!plok!!
DotA Head to Head dalam rangka pembuktian siapa yang terkuat antara kedua kubu telah memasuki babak perempat final. Di poll kanan telah menunggu 2 pertandingan seru, yang pertama pertandingan antara guru dan muridnya.

Silencer vs Traxex

Selanjutnya… Pertandingan antara 2 Hero perma bash terkuat di DotA…

Jahrakal vs Void

Sedangkan di poll kanan tidak kalah seru. Pertandingan antara 2 saudara kembar yang berbeda watak.

Magina vs Terror

Dan yang terakhir adalah pertandingan mendebarkan, bash vs miss…

Slardar vs Mortred

Storm : Hmm… ini benar – benar pertandingan yang sangat seru, jangan sampai
terlewatkan!!! Untuk menyemarakkan pertandingan ini, kami dari pihak panitia akan mengadakan suatu pertunjukkan yang bersifat hiburan untuk meregangkan otot para peserta kejuaran ini.

Magina : Sepertinya menarik, mortred ikut nonton yuk…

Mortred : Boleh.

Omni : Wah asik nih. Siapa yang gua ajak nonton bareng. Oh iya Rylai.

Rylai : (Sedang duduk2)

Omni : Ehmm….

Rylai : Eh.. Omni. Ada apa?

Omni : Kamu ada waktu kosong ga??Kita nonton Yuk…

Rylai : Mmmm…

Omni : Gak bisa ya? ya udah gak papa..

Rylai : Bisa kok…

Omni : Yes.. yuk kita pergi…

NVM : Huh semua orang pergi berpasangan. Aku sama siapa ya?? Sandra Dewi mau ga ya di ajak?

Magina : Wah, rame juga ya disini. Mortred, liat pertunjukan itu, Nature Prophet lagi modern dance sama creep – creepnya.

Mortred : Hihii.. lucu. NP yang ngarahin pake tongkatnya, kayak dirigen aja..hihi

Magina : Sudah lama tidak mendengar ketawa mu ini Mortred… aku sayang kamu… (halah mulai deh gombal magintod)
Mortred : aku juga…. :*
Magina : :* (berciuman)

Wedew…. dapat juga magina jatah nya… hehehe…. di lain tempat…

Omni : Rylai, yuk kita kesana.

Rylai : Kemana?

Omni : ikut aja, ntar juga tau.

Suara – suara halus : (Jangan mau oi!!Tar kamu diapa – apain)

Rylai : Kenapa harus lewat semak – semak ini?

Suara – suara halus : (kan udah gua bilang, rasain deh akibatnya)

Omni : Aku tidak ada pilihan lain lagi Rylai, aku terpaksa. Maafkan aku, ayo cepat, tar ketahuan.

Rylai : Tidak!!! Tolong!!!!!

Omni : Kenapa kau teriak??

Penonton : Itu dia!!! Omni!!! Ayo serbu!!!

Omni : Matek aku.

Omni pun dalam kesulitan dan terancam, semua penonton menyerbunya.

Penonton : Omni minta tanda tangannya dong!!!Ayo..

Penonton II : Gw juga dong, dipantat gw.

Penonton III : (sambil megang kamera) foto berdua yuk, Smile……

Rylai : ?.?

Omni : Oke satu persatu, aku gak bisa kalo sekali banyak, jadi tolong antri.

Rylai : (bertanya kepada salah satu penonton) Memangnya siapa sih Omni?

Penonton IV : Masa mbak gak tau, Bang Omni kan cover Boy, eke ja baru
beli majalahnya doi langsung tau semua tentangnya, hobinya, makanan
kesukaannya, ukuran kolornya, ah banyak deh.

Rylai : :p hihihi… rupanya Omni ajak lewat sini supaya gak ketahuan orang – orang ini.

Setelah meladeni para penonton, Omni pun berjalan kembali bersama Rylai.

(Soundtract : I Lay My love On You – Westlife)

Biar kerasa bro kasi Ost dikit, wkwkwkwkwk.

Omni : Huh, begini susahnya kalo jadi orang terkenal, kamu sih pake acara teriak – teriak segala.

Rylai : hihihhihi,  Gomen gomen, aku tadi nginjak tai cicak (dusta mode on)

Omni : Ah yang bener? Tuh dikakimu ada kodok.

Rylai : Kyaaaa!!!! (memeluk Omni, cocok kan Soundtractnya.. hihihi)… (memandang wajah Omni)

Omni : (memandang wajah Rylai)

Cukup lama mereka seperti itu, sampai ada seseorang yand datang.

NVM : Hoi, segera kembali, pertandingan akan segera dimulai. Mortred VS Slardar.

Keduanya : (malu) iya, baiklah.

Omni : (NVM ganggu aja neh)

Rylai : (apa yang sedang kupikirkan)

Mereka pun berjalan ke arena pertandingan, namun setiba disana pertandingan telah usai dan …….

Magina : Mortred!!!!!!!! Jangan mati!!!! Mortred, berikan aku senyummu sekali lagi.

Traxex : Kurang ajar kau Slardar!!!!

Silencer : Global Silence!!! Jangan coba – coba menyentuh tuan Slardar. Kita akan duel nantinya.

Rylai : Mbak Mortred!!! Apa yang terjadi?

Omni : Dia sudah tiada, aku tidak bisa heal dia, maafkan aku datang terlambat.

Troll : Slardar bermain curang, dia melakukan Hex pada mortred, dalam tempo singkat mortred pun kalah, dia juga mengancam juri jika dia dinyatakan kalah, dia akan membunuh para juri juga.

Magina : Aku bersumpah akan membunuhmu Slardar!!!

Troll : Tabah Magina, kau tidak sendirian, kami semua disini pasti kan balas dendam atas kematian mortred.

Magina : …….

Soundtract : See You Again (Wiz Khalifa)

Menyedihkan, Magina yang sudah lama tidak melihat wajah mortred yang begitu ceria, akhirnya akan selama – lamanya tidak akan melihat wajah ceria itu lagi. Itulah kenangan terakhir, senyuman terakhir yang diberikan oleh Mortred pada Magina, membuat semua orang yang mencintai Mortred pun marah besar pada Slardar. Baru kali ini Magina begitu kalap hingga kehilangan wibawanya, Magina memang benar – benar mencintai Mortred. Setelah pertandingan itu pun, mereka bersama memakamkan Mortred di tanah kelahirannya di desa Brouston, di atas perbukitan DotA. Pertandingan besok adalah Silencer vs Traxex, namun pertandingan ini ditunda karena insiden hari ini, karena mortred telah kalah, berarti tiket untuk semifinal sudah di tangan slardar, mau tidak mau, jika Magina ingin balas dendam atas kematian mortred dia harus mengalahkan saudara kembarnya sendiri, Terrorblade.

Tags: Cerita DotA Luvlamerz Story DotA

author
Author: 

Related Post "Asal Usul Pudge #13"

8 Karakter Menyeramkan yang Menghantui Hari Natal
Kegembiraan dan kebersamaan keluarga menjadi salah satu
Intip Indahnya Gunung Huaguo, Tempat Lahirnya Si Raja Kera
Tahukah anda dengan legenda Si Raja Kera,
4 Angkutan Angker Di Jakarta Beserta Kisahnya
Angkutan umum memang selalu menjadi pilihan bagi
6 Kisah Cinta Paling Romantis Sepanjang Masa
Cinta memang tidak pernah lepas dari kehidupan

Leave a reply "Asal Usul Pudge #13"