Asal Usul Pudge #12

Babak Perempat Final

Storm :  Baiklah! Turnamen Dota Head to Head telah memasuki babak perempat final, sepertinya sudah mulai muncul hero – hero kuat yang bakal mengincar juara 1. Kali ini akan dilangsungkan pertarungan antara Silencer VS Obsidian Destroyer. Seperti sebelumnya, penonton diharap tenang dan jangan bersuara. Ladiies & Gentleman! Di sudut biru, 22 kali bertanding, 21 kali menang, 1 kali seri. Berperawakan ganteng pake kolor biru, memiliki motto hidup Time is Mana, Sileeeeeeeeennnnnncer!!!

Silencer : (memasuki arena)

Storm : Di sudut merah, 15 kali bertanding, 14 kali menang, 1 kali kalah, berperawakan seperti Ayam potong, lebih tepatnya kalkun potong, mengenakan kolor ijo, memiliki skill yang sangat mengerikan, OoooooooooooD!!!

OD : Keren gak?

Silencer : Keren apanya? Cuma pake kolor berani bilang keren. Jadi juga pabukoan kubu kami, sup OD.

OD : Ukh, kurang ajar kau, jadi kau sudah tau rencanaku. Ehm… Memang kau yang tidak bisa dtipu, Riki counterku telah kubinasakan, Silencer, kau juga termasuk counterku, jadi kau akan bernasib sama dengan Riki, setelah itu aku yang akan jadi pemimpinnya, dan Slardar akan jadi bawahanku, Wuahahahaha.

Silencer : Betul juga dugaanku, makhluk sepertimu tak pantas untuk menjadi pemimpin selain jadi pemimpin ayam – ayam kampus, dasar licik!

Storm : kalian berdua siap? Oke, Ready! Fight!

OD : Ulti!!!! Wuahahahaha, Gimana kehilangan manamu?

Silencer : Kurang ajar!

OD : Guinsoo!!! Hiiiat!! Arcane!!!

Penonton : Hoi! Kau curang! Guinsoo tidak diperbolehkan di pertandingan!

OD : Persetan dengan peraturan! Aku yang akan jadi penguasa!

Serangan OD benar – benar membuat HP Silencer menurun drastis, sepertinya Silencer dalam kesulitan besar.

Silencer : Diam semua!

Teriakan Silencer yang pertama dalam hidupnya, dia pun bangkit setelah di Guinsoo beberapa saat oleh OD.

Silencer : Kau telah membuatku benar – benar marah OD. Aku tidak akan membiarkanmu hidup dalam pertandingan ini, BKB actived! Rasakan Glaive of Wisdomku!

Waw, serangan fantastis, Intel yang paling tinggi Attack Speednya, membuat HP OD berkurang secara drastis juga, sebelum HP OD di bawah titik aman, Silencer pun mengeluarkan Dagonnya dan OD pun tewas di tempat.

Storm : Pemenangnya Silencer!

Penonton : Woooo!!! Silencer!

Storm : Huusss Diam! OD pantas mendapatkannya, karena dia telah melangar peraturan dengan menggunakan Guinsoo.

Silencer : Ukh, tubuhku, sakit sekali.

Pertandingan selanjutnya, Magina VS NVM

Storm : Are u ready kids? Ready!!! Fight!

Sepertinya perntandingan ini sudah absolut milik Magina, dengan serangan dan Attack Speednya tingg itu membuat NVM tak dapat bergerak dengan 2 cranium di tambah butterfly di tangan Magina, tapi tiba – tiba NVM yang memiliki damage tinggi dengan Stygian, Cuiras dan buriza berhasil mengeluarkan satu serangan Critical membuat HP Magina tinggal 1/4nya.

Magina : (blink menjauh) Ukh..

NVM : (blink Dagger ke belakang) Gimana? Sakit kan kena pukulan seorang NVM, Criticalku akan lebih terasa dengan turunnya armormu, sekarang rasakan pukulan terakhirku ini.

Magina : Tidak akan kubiarkan seorangpun mengalahkanku! Mana Void!

Semua heninh……………….

Storm : Pemenangnya adalah Magina!!!!!!

Penonton : Magina!!! Waw!!! Iiii Wow!!!

Magina : Musuh yang kuat, suatu kebanggan bertempur menghadapimu

NVM : Kau beruntung, pukulan terakhirku Miss.

Kau juga beruntung, Mana Voidku tepat membuat HPmu berada di titik aman, sehingga nyawamu tidak melayang.

Storm : Waw, pertandingan seru dipertontonkan oleh NVM dan Magina. Who is the next?

Mortred VS Spectre

Storm : Waw!!! Saudara – saudara, ini merupakan partai menarik kali ini, jangan sampai anda terlewatkan, pertandingan antara 2 orang saudara kembar yang memiliki watak berbeda, Baiklah keduanya siap? Go!!!

Spectre : Hei!!! Kenapa kau rebut Magina dari tanganku?

Mortred : Mana ku tau, dia sendiri yang mendekatiku.

Spectre : Alah, kau pura – pura tidak tau, bukannya kau sendiri yang tebar pesona, memakau lipstik ketika itu, parfumku juga kau pakai, dasar wanita licik!

Mortred : Apa kau bilang? Blink!!! (menarik rambut Spectre)

Spectre : Hei!!! Apa – apaan kau ini? (menarik rambut Mortred)

Storm : ????????????

Penonton : (melongo)

Storm : Para penonton, telah terjadi perkelahian sengit antara kedua petarung kita ini, namun sampai saat ini mereka masih mempertontonkan keahlian mereka dalam menarik rambut lawan.

*Tek (bunyi rambut copot)*

Mortred : (rambut Mortred rontok 10 helai), KURANG AJAR!!! KAU TELAH MERUSAK RAMBUTKU!! RASAKAN INI!

Spectre : Jiahahahaha, sekarang kau lebih terlihat cantik dari sebelumnya. hihihihi

Mortred : (Critical)

Spectre : (Dispersion)

Mortred : Ahhh…

Spectre ; hahahah, sudahlah Mortred, seranganmu akan berbalik 100% pada dirimu sendiri, kau akan kalah.

Mortred : Akan ku buat kau menyesal karena telah merontokkan rambutu

Spectre : Alah, segitu aja marah, rambutmu kan gak keliatan, wong kamu dah hampir gak keliatan kalau sudah malam hari, memang cocok sekali dengan Balanar yang sering gentayangan malam hari. Mungkin kau suka Balanar karena itu ya? Hahahahaha, sudah dapat Magina mau cari yang lain, dasar serakah.

Mortred : Hentikan omong kosongmu Spectre, sebagai kakak aku akan memperingatkanmu untuk mundur dari pertarungan ini, atau kau akan celaka nantinya.

Spectre : Dasar cerewet! Rasakan ini, Haunt!

Mortred : Wuahahahah

Spectre : Ah, Sorry wasit! Kepencet!

Storm : maaf saudari Spectre, anda bertarung lebih dari 1 orang, anda telah menggunakan bayangan dalam pertandingan ini, itu melanggar peraturan dan anda terpaksa kami diskualifikasi, pemenangnya adalah Mortred!!!

Penonton : Wooooooo!!!1

Spectre ; Kepencet tadi Sit, masa langsung didis, Zeus aja yang sering kepencet Ultinya masih ditoleransi ko, huh.

Storm : Saya tidak memandang itu sengaja atau tidak, asal ada lebih dari dirimu maka otomatis anda didis.

Mortred : Sudahlah Spectre, kau tidak akan bisa mengalahkanku.

Spectre : Berlagak kau, lihat saja nanti.

Terror VS Bounty

Storm : Selanjutnya saudara Magina yaitu Terrorblade menghadapi si pemburu Bounty Hunter!

Bounty : Aku akan jadi juara 1 dan membawa pulang hadiah itu!Wuahahahaha

Terror : Tidak segampang tepok jidat, aku tidak sebodoh hero lain yang mengikutsertakan bayangannya dalam arena, aku termasuk komandan perang terhebat di negeri ini.

BH : Whatever lah!!

Storm : Get ready!!!! Go!!!

BH : Track! hiiaaaattt!

Terror : (tegak menerima serangan), ayo seberapa kuat tenagamu sayang.

BH : (hehe, kau kira aku bodoh, aku tau apa yang akan kau lakukan, tetap berdiri menerima serangan dan pada saat yang tepat kau kan melakukan Sunder dan menembakku dengan Dagon. Itu tak akan terjadi, sebelum kau Sunder aku akan menghilang dan backstab, terakhir aku akan shuriken tepat dikepalmu dan tamatlah kau)

Terror : (huh, aku kan buat kau terkejut BH)

BH : Ini saatnya, Windwalk.

Tiba – tiba BH menghilang, membuat terror sedikit kebingungan.

Terror : Lihat saja timingku ini.

Kemudian keluarlah BH dibelakang Terror melakukan backstab dan pada saat bersamaan.

Terror : BKB actived, Sunder, Dagon!

Waw, sebuah combo yang luar biasa! Sangat cerdik, mengaktifkan BKB agar terhindar dari Shuriken, dan pada saat HP tinggal sedikit lagi, langsung Sunder dan diakhiri dengan Dagon, combo yang betul – betul rumit namun mematikan, tetapi hal ini cukup membahayakan nyawa terror. Sebab dalam keadaa BKB, Sunder tidak menukarkan HP, tapi membuat HP setara, keuntungan Terror dia memegang Dagon dan dia juga sedang BKB, Shuriken pun tidak bisa menembus BKB. Ini membuat BH kehilangan nyawanya. Ternyata Turnamen DotA Head to Head tidak akan pernah merubah tradisinya, selalu ada yang kehilangan nyawanya disini.

Slardar VS Sven

Storm : Baiklah semua! Kali ini akan dipertontonkan pertarungan sengit antara hero adu gebuk, Slardar VS Sven!

Kabar terakhir dari Dota2lounge dan VPGame, mereka mematok kemenangan Sven dengan kemungkinan 55% : 45%.

Tiba – tiba turun hujan deras mengguyur arena pertandingan.

Storm : oh,, sepertinya telah hujan yang deras sekali, baiklah  pertandingan ini kita tunda dulu sampai hujannya reda.

Tags: Cerita DotA Luvlamerz Story DotA

Related Post "Asal Usul Pudge #12"

8 Karakter Menyeramkan yang Menghantui Hari Natal
Kegembiraan dan kebersamaan keluarga menjadi salah satu
Intip Indahnya Gunung Huaguo, Tempat Lahirnya Si Raja Kera
Tahukah anda dengan legenda Si Raja Kera,
4 Angkutan Angker Di Jakarta Beserta Kisahnya
Angkutan umum memang selalu menjadi pilihan bagi
6 Kisah Cinta Paling Romantis Sepanjang Masa
Cinta memang tidak pernah lepas dari kehidupan

Leave a reply "Asal Usul Pudge #12"