7 Temuan Ilmuwan yang Tak Bisa Dijelaskan Dengan Akal

Saat ini kehidupan manusia sudah sangat enak ketimbang jaman dulu yang harus serba manual. Meskipun masih serba manual dengan menggunakan kekuatan fisik dan alat bantu ala kadarnya, hal tersebut sudah bisa dikatakan teknologi yang maju pada masanya. Hal ini sudah diungkapkan oleh para ilmuwan yang menemukan benda-benda peninggalan sejarah tersebut.

Jika ada bukti, pasti tak akan terbantahkan. Ya, pernyataan ini memang benar, begitu pula dengan temuan para ilmuwan. Mereka menyusuri segala tempat yang diperkirakan asal usul teknologi masa kini. Banyak para ilmuwan yang mendedikasikan hidupnya untuk mengungkap hal tersebut. Namun diantara temuan yang mereka peroleh, ada beberapa diantaranya tidak bisa dinalar dengan akal. Berikut beberapa temuan para ilmuwan yang tak bisa dijelaskan dengan akal.

The Antikythera Mechanism

The Antikythera Mechanism

Benda ini merupakan benda kuno dari pecahan mesin tua yang ditemukan di bangkai kapal dekat Yunani. Setelah diteliti, benda ini ternyata berasal dari 100 tahun sebelum masehi. Pada 100 tahun sebelum masehi, era tersebut diketahui belum tahu tentang alat seperti ini. Apalagi untuk membuat sebuah mesin. Alat ini berfungsi untuk mempelajari astronomi. Pada jaman tersebut juga belum mengetahui tentang hukum gravitasi.

Manuskrip Voynich

Manuskrip Voynich

Seperti namanya, Manuskrip Voynich adalah sebuah buku kuno yang diperkirakan ditulis antara tahun 1450-1520. Buku yang masih menyimpan misteri ini telah membuat para ilmuwan kebingungan. Sampai saat ini, sudah banyak para kriptografer amatir atau profesional dari militer, matematikawan, linguistik dan lainnya yang mencoba untuk menerjemahkan buku ini, namun tanpa hasil sama sekali.

Baigong Pipes

Baigong Pipes

Baigong Pipes merupakan 3 pintu rangkaian pipa berbentuk segitiga yang terletak di sebuah gunung, di China. Selain itu, pipa-pipa ini juga dipenuhi dengan besi rongsokan yang sudah berkarat. Ada beberapa rangkaian pipa yang menuju ke sebuah danau yang asin. Yang menjadi pertanyaan para ilmuwan, melihat umur pipa tersebut, diperkirakan pipa ini berasal dari zaman batu.

Zaman tersebut tentu tidak ada teknologi yang dapat membuat pipa, bahka untuk memasak daging menggunakan api pun belum ada. Ada beberapa asumsi bahwa pipa ini merupakan tempat landasan UFO di masa lalu.

Giant Stone Balls

Giant Stone Balls

Giant stone balls merupakan batu berbentuk bulat sempurna yang ada di Costa Rica. Terdapat puluhan batu yang berbentuk bulat sempurna dengan bermacam-macam ukuran di Costa Rica. Awalnya, pada tahun 1930an, para pekerja disana mencangkul dan membakar hutan agar bersih karena akan digunakan untuk perkebunan pisang, namun pekerjaan mereka terhambat karena batu ini.

Batu terbesar tersebut diketahui mempunyai diameter 2,4 meter dengan berat 16 ton. Batu ini jelas-jelas perbuatan manusia, namun siapa dan bagaimana bisa membuat puluhan batu dengan bentuk bulat sempurna seperti ini? Inilah yang menjadi pertanyaan bagi para ilmuwan sampai saat ini.

Baterai Baghdad

Baterai Baghdad

Bagaimana kuil bawah tanah di Mesir yang panas dan gelap mendapatkan cahaya? Pertanyaan para ilmuwan tersebut kemudian terjawab oleh ditemukannya pahatan dua benda yang mirip dengan lampu pijar.

Lalu bagaimana lampu pijar bisa menyala saat itu? Padahal listrik belum ada. Jawaban pertanyaan tersebut mengarah pada sebuah artifak pot yang ditemukan di Mesopotamia. Setelah diteliti lebih lanjut, pot ini ternyata sebuah baterai yang dibuat pada zaman awal masehi. Pot tersebut berisi logam tembaga dan seng menjadi anoda dan katoda. Baterai Baghdad tersebut menggunakan air jeruk peras sebagai elektrolitnya. Para ilmuwan telah meniliti dan mempraktekkan hal tersebut, dan ternyata berhasil. Namun bagaimana bisa pada jaman tersebut hal ini dapat terjadi?

Peta Piri Reis

Peta Piri Reis

Peta Piri Reis adalah peta dunia pra modern yang dibuat seorang laksamana Turki, Piri Reis pada tahun 1513. Berdasarkan tahun yang tercantum pada peta tersebut, peta ini selesai 21 tahun setelah Columbus menemukan benua Amerika. Peta ini menunjukkan lokasi pantai barat Eropa, Afrika Utara, dan pantai Brasil dengan sangat akurat lengkap dengan letak sungai dan gunung yang disertai dengan garis-garis benua dan pulau. Peta ini membuat bingung para ilmuwan karena ilmu geografi baru berkembang ratusan tahun setelahnya. Dan lagi-lagi beberapa orang mengaitkan ini dengan UFO, karena untuk menggambar secara detail seperti ini harus melihat secara jelas dari atas.

Objek Besi dari Luar

Objek Besi dari Luar

Para ilmuwan meyakini bahwa 65 juta tahun yang lalu manusia belum ada. Namun beberapa temuan di beberapa tempat, keyakinan terhadap hal tersebut menjadi tergoyahkan. Di Perancis, ditemukan sebuah tabung logam yang ada di dalam batu kapur. Logam ini diketahui berusia 65 juta tahun dan anehnya, bentuk logam ini seperti buatan tangan manusia.

Pada tahun 1885, ditemukan lagi sebuah logam yang berbentuk kubus di sebuah batu bara. Pada tahun 1912, ditemukan kembali sebuah panci yang juga ada di dalam batu bara. Banyak keanehah seperti ini di berbagai dunia, yang seakan-akan membantah ilmu pengetahuan tentang tidak adanya manusia berjuta-juta tahun yang lalu.

Tags: Arkeologi Ooparts Penemuan

Related Post "7 Temuan Ilmuwan yang Tak Bisa Dijelaskan Dengan Akal"

Bocah 9 Tahun Lamar Kerja di NASA, Ini Balasannya
Pada bulan Juli 2017 lalu, Badan Penerbangan
Pemetik Edelweis Rinjani, Kini Jadi Duta Pelestari Tanaman
Masih ingatkah anda dengan foto pemetik bunga
7 Hal Langka yang Akan Terjadi Pada Haji 2017
Haji adalah pelaksanaan rukun iman ke-5 yang
8 Karakter Menyeramkan yang Menghantui Hari Natal
Kegembiraan dan kebersamaan keluarga menjadi salah satu

Leave a reply "7 Temuan Ilmuwan yang Tak Bisa Dijelaskan Dengan Akal"